Gempa M7,7 Guncang NTT, Satu Orang Meninggal dan Dua Luka-Luka

Laporan Sementara Gempa Bumi Maumere Nusa Tenggara Timur

LintasPortal.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA. Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, gempa berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 10–15 kilometer.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Alor, dan Lembata. Kondisi tersebut membuat tim SAR dan unsur terkait melakukan pemantauan serta penanganan di sejumlah wilayah terdampak.

Dampak awal gempa dilaporkan menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia tercatat atas nama Meliana Nenong, perempuan berusia 54 tahun. Sementara itu, dua korban luka masih dalam proses pendataan identitas.

Kerusakan bangunan juga dilaporkan terjadi di Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, serta Gereja Katolik Paroki Borong, Kabupaten Manggarai Timur. Tim SAR masih melakukan pendataan untuk memastikan kondisi dan tingkat kerusakan di wilayah lainnya.

Gempa utama tersebut juga diikuti gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,2 pada pukul 05.13.53 WIB. Gempa susulan itu dilaporkan berpusat sekitar 46 kilometer tenggara Labuan Bajo dengan kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, hasil pemantauan muka air laut mencatat kenaikan di Sikka sebesar 0,19 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, dan Dompu 0,17 meter.

Dalam penanganan situasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere berkoordinasi dengan BMKG Provinsi NTT, sejumlah Pos SAR, Unit Siaga SAR, BPBD, serta unsur terkait lainnya. Penguatan personel juga disiapkan, termasuk dukungan Kantor SAR Kupang dan Basarnas Special Group (BSG), untuk menghadapi kemungkinan kebutuhan operasi di lapangan.

Hingga pembaruan pukul 06.40 WITA, status peringatan tsunami masih dalam pemantauan BMKG. Sejumlah wilayah NTT dan Sulawesi Selatan berada dalam status Siaga, sementara sebagian wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara berstatus Waspada. Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti informasi resmi dari BMKG dan petugas berwenang, serta segera menjauhi kawasan pantai apabila terdapat arahan evakuasi.

Media Corner 16062025

Media Corner 16062025