![]() |
| Ilustrasi Logam Mulia Emas |
LintasPortal.com - Logam mulia emas dunia mencatatkan awal tahun yang kuat, melanjutkan momentum kenaikan yang telah berlangsung pada akhir 2025. Hal ini tercatat setelah perdagangan Jumat (2/1) menunjukkan performa yang menggembirakan pada komoditas ini di pasar global.
Menurut data pasar, harga emas spot bergerak stabil sekitar US$4.313 per ons, meskipun kontrak emas berjangka sedikit turun. Pergerakan ini mencerminkan sentimen positif di antara pelaku pasar global memasuki tahun baru.
Faktor Penguatan Harga Emas
Beberapa faktor utama yang mendukung performa emas antara lain:
Selain emas, komoditas logam mulia lain seperti perak dan platinum juga menunjukkan langkah positif. Harga perak spot naik, sementara platinum mencatat lonjakan harga yang signifikan — menandakan bahwa bukan hanya emas yang menjadi incaran investor dalam kondisi pasar saat ini.
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang dinilai akan mendorong investor beralih ke aset tanpa imbal hasil seperti emas.
- Ketegangan geopolitik di beberapa kawasan dunia turut memicu permintaan sebagai aset lindung nilai.
- Permintaan emas fisik di pasar besar seperti India dan China meningkat, menunjukkan minat beli yang kuat di konsumen utama emas dunia.
Selain emas, komoditas logam mulia lain seperti perak dan platinum juga menunjukkan langkah positif. Harga perak spot naik, sementara platinum mencatat lonjakan harga yang signifikan — menandakan bahwa bukan hanya emas yang menjadi incaran investor dalam kondisi pasar saat ini.
Prospek Emas di Tahun 2026
Awal tahun ini mencerminkan bahwa emas tidak hanya mengakhiri 2025 dengan performa luar biasa, tetapi juga memiliki potensi lanjutan di 2026. Menurut data pasar global lain, harga emas dunia telah naik lebih dari 60% sepanjang 2025 dan diperkirakan tetap menarik sebagai aset investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
