Saham Server AI Terbaik 2026 Menurut WarrenAI: SMCI, Dell, HPE, dan Lenovo Siap Dominasi Pasar

Ilustrasi Suasana Kantor Sekuritas Asing

LintasPortal.com - Pasar server AI global semakin memanas seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan untuk data center, komputasi awan, dan aplikasi AI generasi terbaru. Tren ini mendorong banyak investor melirik saham server AI terbaik yang diprediksi akan mendominasi pasar pada tahun 2026.

Berdasarkan analisis WarrenAI dengan bantuan alat InvestingPro, sejumlah emiten unggulan berhasil menonjol. Penilaian ini menggabungkan nilai wajar saham, indikator teknikal, serta proyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba. Hasilnya, empat nama besar muncul sebagai kandidat terkuat dalam industri server AI yang kompetitif.

Berikut ulasan lengkap dan mudah dipahami mengenai saham server AI potensial 2026 yang layak diperhatikan oleh investor dari berbagai kalangan.

Super Micro Computer (NASDAQ: SMCI), Pemimpin Server AI Murni

Super Micro Computer atau Supermicro menempati posisi teratas sebagai pemain server AI murni. Perusahaan ini dikenal luas dalam komputasi kinerja tinggi dan teknologi pendinginan cairan langsung, dua elemen penting dalam server AI modern.

Dengan kemitraan strategis bersama NVIDIA, Supermicro menjadi pemasok utama server AI untuk berbagai pusat data global. Proyeksi pertumbuhan pendapatan FY2025 mencapai 46,6%, sementara CAGR pendapatan tiga tahun sebesar 33,9% menunjukkan momentum bisnis yang sangat kuat.

Meski demikian, saham SMCI juga dikenal volatil. Model nilai wajar memperkirakan potensi kenaikan 25,6%, namun indikator teknikal saat ini masih menunjukkan sinyal jual kuat. Walau margin sempat tertekan, keunggulan inovasi dan ekspansi pangsa pasar membuat Supermicro tetap menjadi saham server AI unggulan.

Dell Technologies (NYSE: DELL), Raksasa Terintegrasi Server AI

Dell Technologies menempati posisi kedua sebagai perusahaan server AI dengan skala besar dan basis klien korporasi yang luas. Dell mampu memanfaatkan hubungan jangka panjang dengan pelanggan enterprise untuk memperluas penetrasi server AI.

Saham Dell memiliki potensi kenaikan nilai wajar 13,2% dan target analis hingga 48,8%, mencerminkan optimisme pasar. Proyeksi pertumbuhan EPS FY2026 mencapai 60,9% menjadi daya tarik utama.

Dengan dividen 1,7% dan P/E forward 12,5x, Dell menawarkan keseimbangan antara pertumbuhan dan pendapatan pasif. Meski terdapat kekhawatiran terkait biaya memori dan margin, Dell tetap dianggap sebagai saham server AI stabil dan solid.

Hewlett Packard Enterprise (NYSE: HPE), Penantang yang Terus Bangkit

Hewlett Packard Enterprise (HPE) menunjukkan kebangkitan signifikan berkat fokus pada AI Systems dan akuisisi strategis Juniper Networks. Langkah ini memperkuat posisi HPE dalam jaringan dan infrastruktur AI.

HPE memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 13,8% dan EPS dua digit untuk FY2026. Segmen jaringan mencatat lonjakan luar biasa hingga 150,2%, meski performa server tradisional masih perlu ditingkatkan.

Dengan dividen 2,1% dan P/E forward hanya 9,6x, HPE menawarkan valuasi menarik. Walau model nilai wajar menunjukkan potensi penurunan 17,1%, indikator teknikal justru menampilkan sinyal beli kuat, menjadikan HPE saham server AI bernilai menarik.

Lenovo Group (HKEX: 992), Kekuatan Global dengan Dividen Menarik

Lenovo Group melengkapi daftar sebagai pemain global server AI dengan kekuatan di pasar Asia. Perusahaan ini memproyeksikan pertumbuhan pendapatan 21,5% dan menawarkan imbal hasil dividen 3,8%, salah satu yang tertinggi di sektor ini.

Diperdagangkan pada P/E forward 9,3x, Lenovo menunjukkan efisiensi tinggi dengan ROE 26,2%. Target analis memperkirakan potensi kenaikan 41,8%, meski keyakinan nilai wajar masih tergolong moderat.

Walau pergerakan harga jangka pendek relatif tenang, kombinasi nilai, dividen, dan pertumbuhan menjadikan Lenovo sebagai saham server AI potensial jangka menengah hingga panjang.

Kesimpulan: Saham Server AI Mana yang Paling Menarik?

Keempat emiten ini memiliki karakter dan strategi berbeda dalam memanfaatkan ledakan permintaan server AI global. Supermicro unggul dalam inovasi, Dell kuat dalam skala, HPE menarik dari sisi valuasi, dan Lenovo menonjol lewat dividen serta pasar Asia.

Bagi investor, memilih saham server AI terbaik 2026 sangat bergantung pada profil risiko, tujuan investasi, dan horizon waktu. Yang pasti, sektor server AI tetap menjadi salah satu tema investasi teknologi paling menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan.

Media Corner 16062025

Media Corner 16062025