Tjutjuk Supariono: Ayo Ngopi Santai Sekaligus Diskusi Program Kerja dan Visi Misi Eri Cahyadi - Armudji

Foto: Tjutjuk Supariono
LintasPortal.com - Menjelang hari coblosan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya tidak henti-hentinya melakukan Sosialisasi kepada warga Kota Surabaya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 9 Desember 2020 dan sekaligus mengenalkan sosok Paslon 01 Pasangan Eri Cahyadi - Armudji.

Dalam acara Ngopi Santai bareng Bro Tjutjuk Supariono, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Fraksi PSI, menggelar acara bareng DPC PSI Gayungan di Jalan Ketintang Baru tepatnya di Warung Kopi (Warkop) Bolo Dewe dengan warga dan pemuda daerah ketintang.

Dalam kesempatan tersebut, Tjutjuk Supariono memaparkan Program dan Visi Misi dari Paslon 01 Pasangan Eri Cahyadi - Armudji jika terpilih dan mendapatkan amanah untuk memimpin Kota Surabaya sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surabaya.

"Kegiatan Ngopi Santai ini kita lakukan untuk membantu menyampaikan Program dan Visi Misi Mas Eri dan Cak Dji, kita menyadari kalau beliau berdua sangat padat jadwalnya, oleh karena itu, ijinkan saya, Tjutjuk Supariono menyampaikan Program dan Visi Misi jika beliau terpilih sebagai Pemimpin Kota Surabaya, pengganti Bu Risma" Ujarnya

Antusias warga sangat tinggi menghadiri Acara Kopi Santai bareng Bro Tjutjuk Supariono ini, Demmy selaku Ketua DPC PSI Gayungan mengatakan "Kegiatan seperti ini kerap kita lakukan setiap hari disemua DPC PSI khususnya Dapil 4 Bro Tjutjuk, Kita ingin membantu Paslon 01 menyampaikan Program Kerja dan Visi Misi jika terpilih sebagai Pemimpin Kota Surabaya berikutnya setelah Bu Risma"

Dari pantauan LintasPortal.com diacara, terdapat Sesi Tanya Jawab dengan Tjutjuk Supariono, diantara warga bertanya tentang masalah BPJS Kesehatan dan Lapangan Pekerja.

"Untuk warga Kota Surabaya yang berpenghasilan dibawah Rp 10 Juta tiap bulannya maka BPJS Kesehatan Gratis dan Biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Surabaya dan Perusahaan wajib membuka Lapangan Pekerjaan minimal 40% Karyawannya adalah Warga yang memiliki KTP Surabaya" Ujar Tjutjuk Supariono (qq/lp)