MA Terus Kritik Risma, PSI: Ibu Risma Sudah Berikan yang Terbaik untuk Surabaya

 

Foto: Anggota PSI Surabaya 

LintasPortal.com - Debat publik pasangan calon (paslon) Pilwali Surabaya yang diselenggarakan KPU Surabaya telah berjalan lancar di Hotel JW Marriot Surabaya, pada Rabu (4/11/2020) malam. 

Debat perdana ini cukup berjalan seru. Kedua paslon Eri Cahyadi - Armuji dan Machfud Arifin - Mujiaman saling memaparkan visi misi program ke depan untuk membangun Kota Surabaya.

Hasil dari debat tersebut mendapat tanggapan khusus dari tim pemenangan Eri - Armuji yang turut menyaksikan sampai debat selesai. Yaitu, kader PSI Surabaya, Tjutjuk Supariono.

Tjutjuk melihat, debat yang berjalan selama 120 menit itu, pasangan Eri -Armuji cukup menguasai materi debat yang bertemakan "Menjawab Permasalahan dan Tantangan Kota Surabaya di Era Pandemi Covid-19".

"Bro Eri dan bro Armuji sangat kompak dengan visi misi menyampaikan kinerja, sangat disayangkan pertanyaan tentang IPM tidak dijawab oleh paslon nomor urut 2 selama debat berlangsung," ujar dia.

Foto: Anggota PSI Memberi Semangat Paslon No. 1

Menurutnya, dengan ketenangan dan mendominasi setiap segmen debat, ia merasa pasangan Eri Cahyadi - Armuji sudah cukup layak memimpin Surabaya. 

"Hal itu membuktikan bahwa pasangan Eri - Armuji layak meneruskan kepemimpinan Bu Risma," kata Sekretaris Fraksi PSI Surabaya itu.

Namun, di satu sisi, Tjutjuk juga menanggapi penjelasan pasangan calon Machfud Arifin - Mujiaman yang menurutnya lebih sering memberi kritik kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Saat debat publik, paslon nomor urut 2 seakan mengkritiki kepemimpinan Bu Risma. Hal itu di luar dari materi debat. Kritikan itu seharusnya tidak perlu dilakukan," terangnya.

Menurutnya, selama 10 tahun ini, Bu Risma sudah melakukan pengabdian yang baik ke masyarakat Surabaya. Bahkan, lanjut Tjutjuk, telah banyak terobosan yang sudah digagas Bu Risma.

"Ibu Risma sudah berikan yang terbaik untuk Surabaya. Blusukan dan membangun Surabaya 10 tahun. Semua itu patut diapresiasi oleh semua orang," tutupnya. (qq/lp)