Bursa Saham AS Menguat! Saatnya Investasi

Foto: Bursa Saham AS Menguat, Bull Market.
LintasPortal.com - Minggu ini, bursa saham AS menguat dan melanjutkan sentimen positif. Indeks di bursa saham AS memecahkan rekor tertinggi terbaru. Sepertinya, pasar telah melewati masa-masa suram dari pandemi dengan kabar bagus dari vaksin. Investor mulai percaya diri memasuki pasar aset berisiko. Selain itu, pasar juga melirik Bitcoin yang menyentuh all-time high sejak tahun 2018.


Bursa Saham AS Mencetak Rekor Tertinggi Baru

Di perdagangan hari Selasa (24/11), Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup di atas 30.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Beberapa alasan yang mendukung kejadian tersebut adalah kombinasi dari berita vaksin positif dan transisi resmi dari pemerintahan Trump ke pemerintahan Biden yang diakui oleh Presiden Trump.

Pasar juga menilai positif atas rencana penunjukan Janet Yellen sebagai sebagai menteri keuangan, dan juga laporan ekonomi yang lebih baik membuat investor takjub. Indeks yang berusia 135 tahun ini menguat hingga mencapai posisi tertinggi sepanjang masa.

Kenaikan pada Selasa menempatkan Dow Jones naik lebih dari 13% untuk bulan ini, yang akan menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak 1987. Indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 11,2% dan 10,1% di bulan November. Nasdaq dan S&P 500 menuju ke kinerja bulanan terbaik mereka sejak April.

Pasar yang menguat (bullish) ini turut mendorong indeks S&P 500 hingga 62,1% sejak Maret setelah indeks anjlok. Pasar bullish rata-rata telah melihat kenaikan yang lebih besar dari waktu ke waktu.

Keuntungan atau imbal hasil tahunan sebesar 109,8% untuk Indeks S&P 500 masih terbilang jauh dari rekor tertinggi untuk pasar bullish yang pernah ada. Tetapi tentunya kenaikan ini juga signifikan.

Sejumlah laporan ekonomi menunjukkan bahwa pemulihan AS telah terhenti sedikit. Hal ini terlihat pada sentimen konsumen, tabungan pribadi, dan pendapatan pribadi.

Sementara klaim pengangguran mingguan AS kali ini lebih tinggi dari yang diharapkan. Sebuah tanda bahwa pengusaha kembali memberhentikan pekerja saat gelombang kedua virus masuk. Di sisi lain, pasar perumahan AS tetap kuat karena suku bunga rendah memacu pembeli dan rekor aktivitas pembiayaan kembali.

Kabar Vaksin Mendorong Penguatan Pasar

Di awal minggu ini, vaksin COVID-19 ketiga yang dikembangkan bersama oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford, mencatat hasil yang menjanjikan dari uji coba tahap akhir.

Vaksin tersebut terbukti 62% efektif ketika diberikan dua dosis penuh dalam jarak sebulan, dan 90% efektif sebagai dosis setengah diikuti dengan dosis penuh.

AstraZeneca masih melakukan analisis tambahan, tetapi berencana untuk meminta persetujuan awal atau darurat dari regulator global. Jika disetujui, AstraZeneca dapat memiliki suntikan dua dosis yang siap pada akhir tahun dan 3 miliar dosis tahun depan.

Ada hal yang sangat menarik karena vaksin AstraZeneca dapat disimpan pada suhu lemari es setidaknya selama enam bulan, membuatnya lebih mudah untuk didistribusikan daripada Pfizer atau Moderna. Dan karena menggunakan metodologi vaksin yang lebih tradisional (Pfizer dan Moderna berbasis mRNA), vaksin ini dapat dikirim melalui sistem distribusi yang ada.

Ini adalah berita besar bagi negara berkembang. AstraZeneca tidak berencana mengambil untung dari vaksinnya dan akan mendistribusikan dosis dengan biaya (beberapa dolar AS sekali). Perusahaan telah berkomitmen 300 juta dosis untuk inisiatif WHO untuk akses vaksin yang merata. Selain itu ada 1 miliar lagi untuk negara berkembang.

Apa Kabar Cryptocurrency?

Tak hanya bursa saham AS dan ekuitas pada umumnya yang sedang hijau. Bitcoin (BTC) mencapai US$19.000 terhadap dollar AS. Kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di hari Rabu (25/11), karena harga BTC melonjak di atas US$19.000.

Bitcoin sedang berada di rentang harga tertinggi sepanjang masa. Tetapi, cryptocurrency lain seperti, Ethereum, sebenarnya telah mengungguli Bitcoin selama 12 bulan terakhir.

Jika investor tertarik dengan berinvestasi pada cryptocurrency, sekarang dapat melakukannya melalui Pluang. Sedikit alokasi portofolio investasi pada cryptocurrency dapat memberikan benefit yang besar. Tapi sekali lagi, investasi cryptocurrency termasuk paling tinggi risiko dengan fluktuasi harganya. Jadi, investor perlu menyesesuaikan dengan risiko profil masing-masing. (qq/lp)

Sumber: https://blog.pluang.com/cerdascuan/bursa-saham-as-menguat/