iklan disini

Ini Jawaban Kuasa Hukum Ahok Disebut Irena Pertanyaannya Tak Relevan

iklan disini
iklan disini

Lintasportal.com - Saksi Irena Handono mengatakan pertanyaan yang dilontarkan kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di persidangan sangat jauh dari materi persidangan. Menanggapi hal tersebut, salah satu kuasa hukum Ahok, Humprey Djemat mengatakan hal tersebut masih relevan.

"Kalau pertanyaan tidak relevan pasti sama hakim disetop. Selama hakim tidak menyetop berarti pertanyaan itu relevan," tegasnya di sela-sela persidangan di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1) malam.

Sementara itu, kuasa hukum Ahok lainnya, Fifi Lety Indra mengatakan, kalau saksi itu sudah disumpah, dan harus dipercaya.

"Perlu dikutip Pasal 151 KUHAP, saksi itu harus bisa dipercaya, jujur, bebas, dan objektif," ujarnya.

Sebelumnya, Irena Handono dihadirkan menjadi saksi di sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kepada wartawan, Irena menilai pertanyaan kuasa hukum Ahok tidak subtansial namun cenderung mencecar pribadinya.

"Dengan banyak rekayasa mereka menolak dan yang dijadikan sasaran adalah masalah pribadi yang enggak ada sangkut pautnya sama sekali (dengan materi sidang)," ujar Irena usai memberikan kesaksian di Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Irena mengungkapkan, sejumlah pertanyaan kuasa hukum Ahok yang dinilai terlalu pribadi tersebut, di antaranya; asal sekolah yang menurutnya tidak penting ditanyakan.

"Sekolahnya di mana, katanya temannya, kata temannya, lalu temannya mengatakan apa. Jadi itu dangkalah menurut saya. Terdakwa pun sebenarnya sudah mengakui bahwa itu sebenarnya videonya dia. Tapi kemudian itu yang terjadi, pada endingnya semua tuduhan ditolak dan dibalik, dikatakan bahwa itu seolah-olah tak bersalah," tegasnya.

"Oleh sebab itu kami akan berhati-hati dengan cara mereka, seperti ini pun baru selesai persidangan mereka sudah pers rilis. Itu cara-cara mereka, kita sudah hapalah. Persidangan belum selesai tapi mereka sudah menyiapkan pers rilis. Bagaimana cara itu," pungkasnya. (mdk)
iklan disini